Perbedaan Bata Merah dan Bata Ringan
Kelebihan Bata Merah:– Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.– Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.– Mudah untuk membentuk bidang kecil– Murah harganya– Mudah mendapatkannya– Perekatnya tidak perlu yang khusus.– Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api. Kekurangan Bata Merah:– Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi– Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.– Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya.– Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.– Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.– Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.– Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.– Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan. Kelebihan Bata Ringan:– Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.– Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat.– Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.– Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.– Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.– Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.– Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.– Mempunyai kekedapan suara yang baik.– Kuat tekan yang tinggi.– Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.
Ragam Produk

Grand Elephant menghadirkan ragam produk sesuai kebutuhan pelanggan. Satu merk untuk seluruh kebutuhan. Bata Ringan, Panel Lantai AAC, Panel Dinding AAC dan Semen Instan.
Produk Presisi

Grand Elephant sangat mengutamakan kualitas produk. Menjamin kepuasan pelanggan. Dengan bata ringan presisi, membuat pemasangan lebih rapi dan pengerjaan jauh lebih cepat.
Grand Elephant Ingin Mulai Lebih Fokus Ke Dunia Digital Marketing
Grand Elephant, sebagai brand dari produk produk PT Sinar Indogreen Kencana, mampu menunjukkan untuk tetap menjadi nomor satu produsen beton ringan Dan semen instan terbesar di Indonesia. Meskipun Grand Elephant mengaku masih belum terlalu adaptif melakukan digital marketing. Hendra Selamat selaku Marketing and Branding PT Sinar Indogreen Kencana mengatakan, “Sebenarnya kita masih belum terlalu aktif di dunia digital, saat ini kita menggunakan Website, Facebook, Twitter, dan Instagram untuk memperkenalkan brand atau produk kita saja, efektifitas hasil digital marketing untuk brand Grand Elephant belum kita evaluasi dengan detail,” jelas Hendra kepada INFOBRAND.ID . Hendra pun menjelaskan saat ini Grand Elephant menggunakan beberapa media social yang saat ini masih menjadi yang paling digandrungi oleh masyarakat luas yaitu Facebook, Instagram, dan Twitter sebagai wadah yang digunakan untuk media promosinya secara digital. Sebagai pemilik brand yang telah ternama dibidangnya, Grand Elephant justru mengaku belum banyak melakukan pematangan konsep marketing digitalnya seperti membuat konten-konten ajakan lewat pembuatan video atau lain-lain. Hal tersebut di lakukan karena Grand Elephant masih memiliki penjualan yang baik lewat offline marketing, mengingat produk yang dijual merupakan produk material rumah. Namun kedepan Grand Elephant mentargetkan untuk mengembangkan digital promotion lebih masif mengingat berkembangnya dunia digital marketing saat ini begitu pesat. “Kita berharap jalur pemasaran ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan berkontribusi untuk meningkatkan penjualan perusahaan, sesuai dengan visi Grand Elephant maka kita akan meningkatkan awareness publik tentang brand Grand Elephant dan produk-produk Grand Elephant yang bervariasi, mulai dari bata ringan, panel lantai, panel dinding, semen mortar, dan beton instan,” imbuh Hendra. Peningkatan awareness akan dilakukan Grand Elephant baik dengan media offline maupun online. Menurut Hendra juga pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi untuk peningkatan penjualan yang sustainable dimasa yang akan datang. “Dalam waktu dekat kita akan segera meluaskan pasar kita, tidak hanya di Indonesia saja namun juga ke beberapa negara tertentu,” tutup Hendra. Sumber: http://infobrand.id/grand-elephant-ingin-mulai-lebih-fokus-ke-dunia-digital-marketing.phtml
KEUNTUNGAN MEMBANGUN RUMAH MENGGUNAKAN BATA RINGAN GRAND ELEPHANT
Hai Sobat Gajah, Penggunaan material bangunan berbobot ringan kini semakin populer. Tidak hanya material baja ringan yang digunakan untuk struktur bangunan rumah, kini salah satu bahan baku pembuat dinding, yaitu bata ringan, juga sangat diminati dan mulai menyaingi permintaan bata konvensional. Sifatnya yang ringan namun solid sehingga tetap tahan terhadap goncangan menjadi satu dari sekian banyak keunggulan bata ringan. Selain itu, bata ringan juga lebih terjamin kualitas materialnya. Berbeda dengan bata konvensional yang proses produksinya dilakukan secara tradisional, Bata Ringan Grand Elephant merupakan material yang diproduksi menggunakan mesin canggih. Bata Ringan Grand Elephant dibuat dari bahan baku semen, pasir silika, cairan pengembang dan air, dibiarkan mengembang lalu dikeringkan menggunakan mesin Autoclaved bersuhu tinggi. Proses-proses yang terkontrol menghasilkan Bata Ringan Grand Elephant menjadi Bata Ringan yang mampu melebihi standar yang ada di Indonesia. Beton Ringan Grand Elephant memiliki berbagai macam variasi, yaitu : – Bata Ringan Standar – Bata Ringan Semi Jumbo – Bata Ringan Jumbo – Bata Ringan Block U – Bata Ringan Block O Lalu keuntungan apa sih yang bisa kita dapatkan jika kita membangun rumah menggunakan Bata Ringan ? Setelah kita mengetahui apa itu Bata Ringan, bahan baku dan variasinya, mari kita bahas mengenai keuntungan-keuntungan ketika kita membangun rumah menggunakan Bata Ringan. Ketahanan Sekuat Beton Dimensi dan bentuk dari Bata Ringan tentu lebih besar jika kita bandingkan dengan bata konvensional, namun jika kita melakukan perbandingan seperti gambar yang ada dibawah ini, maka dapat kita simpulkan bahwa meskipun Bata Ringan memiliki dimensi yang lebih besar dari bata konvesional namun berat dari Bata Ringan hanya 1/3 dari berat bata merah. BATA MERAH VS BATA RINGAN GRAND ELEPHANT Insulator Yang Baik Bata Ringan Grand Elephant juga memiliki kemampuan insulasi suara yang baik, pori-pori yang terdapat pada Bata Ringan mampu menyerap panas. Bata Ringan juga dapat menjadi insulator suara yang baik, sehingga ruangan yang dibangun menggunakan Bata Ringan menjadi kedap terhadap suara. Waktu Pemasangan Lebih Cepat Dibandingkan bata pada umumnya, Bata Ringan Grand Elephant dapat mempercepat proses pekerjaan bangunan. Bata Ringan memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan bata pada umumnya, itulah yang menyebabkan pekerjaan bangunan yang menggunakan Bata Ringan lebih cepat dibandingkan bangunan yang menggunakan bata konvensional. Kecepatan Pemasangan Bata Ringan Grand Elephant Proses Finishing Lebih Mudah Dalam tahapan finishing pembuatan dinding, dinding yang tersusun dari bata konvensional perlu dilapisi dengan plester aci untuk memperhalus permukaannya. Bata ringan telah memiliki tekstrur permukaan yang halus dan rata sehingga tidak memerlukan perlapisan yang tebal pada permukaannya. Bahkan permukaan Bata Ringan bisa langsung di cat atau dibiarkan terbuka jika menginginkan tampilan dinding ekspos. Bata Ringan Grand Elephant – Grand Elephant Mortar Lebih Hemat Biaya Harga satuan Bata Ringan tentu lebih mahal jika kita bandingkan dengan harga satuan bata pada umumnya. Namun karena Bata Ringan lebih cepat dalam pengerjaannya, biaya pembangunan menggunakan Bata Ringan akan jauh lebih hemat, terlebih jika kita menggunakan mortar sebagai bahan plesteran dan acian dinding. Oleh karena itu, biaya pembangunan juga lebih bisa kita ukur jika menggunakan Bata Ringan. Setelah mengetahui keunggulan yang dimiliki bata ringan, apakah kamu tertarik menggunakan Bata Ringan Grand Elephant sebagai material bangunan untuk membangun rumah impianmu? Temukan juga informasi material bangunan lainnya di artikel lain yang ada di www.grand-elephant.co.id
Mengenal Lebih Jauh Si Putih Bata Ringan Pengganti Bata Konvensional
Gambar 1 : Produk Bata Ringan Grand Elephant Teknologi bahan bangunan terus mengalami perkembangan, salah satunya adalah Autoclaved Aerated Concrete atau Beton Ringan Aerasi yang biasa disebut Bata Ringan. Pada tahun 1923 di Swedia, bata ringan pertama kali dikembangkan sebagai alternative bahan bangunan untuk mengurangi penggundulan hutan. Akhirnya, sejak tahun 1980, Bata Ringan semakin banyak digunakan dalam industri pembangunan di berbagai belahan dunia. Sebenarnya sejak akhir abad ke – 19, penggunaan bahan-bahan alam dalam teknologi produksi material bangunan seperti pasir kuarsa dan kapur telah dikenal. Kemudian pada awal abad ke-20, proses produksi material bangunan tersebut ditingkatkan dengan adanya penambahan sistem tekanan uap air pada proses produksinya (curing). Inilah yang menjadikan titik awal diperkenalkannya material bangunan baru yaitu Autoclaved Aerated Concrete atau Beton Ringan Aerasi. Saat ini, bata ringan banyak digunakan sebagai pengganti bata konvensional yang biasa digunakan dalam pembuatan dinding. Bata ringan menjadi pilihan untuk kebutuhan konstruksi masa kini dikarenakan karakteristiknya yang ringan namun kuat, sehingga meningkatkan efisiensi dalam penggunaan energi, ketahanan terhadap kebakaran dll. Hal ini menjadikan bata ringan sebagai jawaban untuk kebutuhan khusus kontruksi di masa ini. Jika ingin membandingkan dengan bata konvensional, bata ringan memiliki beberapa kelebihan, diantaranya: Demikian artikel tentang pengenalan terhadap bata ringan ini kami sajikan untuk menambah pengetahuan mengenai material bahan bangunan, nantikan terus update artikel dari kami untuk menambah pengetahuan Anda seputar perkembangan teknologi bahan bangunan masa kini. -Mr. Gajah
Grand Elephant Kantongi Penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2018

Grand Elephant, sebagai brand dari produk produk PT Sinar Indogreen Kencana buktikan bahwa mereknya mampu menjadi merek yang terpopuler di Indonesia dalam dunia digital, hal tersebut diapresiasi dengan sebuah penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Indonesia 2018 pada 13 April 2018. Hendra Selamat selaku Marketing dan Branding Grand Elephant mengaku sangat surprise dan bahagia karena telah menghelat penghargaan tersebut. Penghargaan ini tak ayal membuat Grand Elephant menjadi berbangga diri saja, akan tetapi juga menjadikan pencapaian dari sisi internal untuk menaikkan rasa kepercayaan diri Grand Elephant, secara Eksternal pun Grand Elephant yakin bahwa penghargaan ini menjadikan mereknya bisa lebih dikenal masyarakat luas, khususnya didunia digital saat ini. Mendapat pengakuan yang terpopuler seperti saat ini tentunya tak luput dari hal-hal apa yang membedakan Grand Elephant dengan para kompetitor. Hendra menjelaskan, “Jadi dari awal kita berdiri sangat konsen dengan kualitas kita, produk kita juga sudah kita uji kita tes untuk mempertahankan kualitas kita dan tetap di level high end , selain itu kita mempunyai kapasitas industri yang cukup tinggi, sehingga kita sudah terbukti bisa menangani berbagai proyek-proyek besar yang ada di indonesia, khususnya di Indonesia bagian timur, kemudian kita juga memiliki jaringan distribusi yang bisa dijangkau oleh customer seluruh indonesia,” tegas Hendra. Grand Elephant juga tahun ini akan targetkan secara digital untuk memiliki semakin banyak penggemar di Facebook, Instagram, maupun di Google. “Jadi dari search engine kita berharap bisa lebih tinggi lagi, dan berikutnya kita juga ingin masuk ke e-commerceagar lebih dekat lagi dengan customer,” pungkasnya. Dari sisi pengetahuan produk Grand Elephant juga ingin bisa memberikan knowledge dengan lebih dekat dan lebih cepat, Hendra berujar, “Untuk saat ini menggunakan jaringan konvensional tentunya membutuhkan waktu yang lebih panjang sedangkan digital Grand Elephant dapat menjangkau lebih banyak dalam waktu, di berbagai tempat dan lain-lain.” ujarnya. Hendra pun berharap agar Grand Elephant dengan adanya penghargaan ini bisa membantu untuk meningkatkan omset penjualan Grand Elephant, dan menjadi merek penghasil beton ringan ini bisa lebih dikenal. Adapun Metodologi Riset yang digunakan sebagai dasar penilaian sebagai berikut: Indonesia Digital Popular Brand Award 2018 diberikan kepada merek-merek di Indonesia dengan terlebih dahulu dilakukan riset oleh Indonesia dan IMFocus dengan melakukan Survey Digital Popular Brand Index 2018 yang TRAS N CO dilakukan sejak Desember 2017 – Februari 2018 kepada 150 kategori produk dan lebih dari 1000 brand tersurvey di Indonesia. Survey yang dilakukan oleh TRAS N CO Indonesia ini murni melalui data engine pihak ketiga yang bersifat independent, credible dan accountable dengan menggunakan tiga parameter penilaian yakni Social Media Based, Website Based dan Search Engine Based. Sumber: http://infobrand.id/grand-elephant-buktikan-mampu-kantongi-penghargaan-indonesia-digital-popular-brand-award-2018.phtml
Company Visit Universitas Kristen Petra

Membantu Program Peningkatan kemampuan lulusan, pada Jumat 26 Oktober 2018, Grand Elephant untuk kesekian kalinya menerima kunjungan dari mahasiswa. Kali ini dari mahasiswa semester lima jurusan Teknik Arsitektur Universitas Kristen Petra. Kunjungan kali ini dilakukan terkait dengan mata kuliah Tinjauan Bahan Bangunan pada Jurusan Arsitektur. Mahasiswa dalam kunjungan kali ini mempelajari proses produksi beton ringan dan mortar. Serta bagaimana pengaplikasian produk ini. Kunjungan ini memberikan pengetahuan langsung kepada mahasiswa dari pabrikan bahan bangunan yang bermanfaat untuk mengenal karakteristik bahan bangunan yang mungkin akan jadi pilihan saat mereka berkiprah di dunia Arsitektur kedepannya.
